INDRAMAYU. Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Indramayu melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pada lahan agroforestry tebu di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jatimunggul, Kamis (23/04). Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan kerja sama pengelolaan hutan bersama mitra berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemantauan dilakukan di Petak 18 b1 seluas 14, 11 Ha di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Jatimunggul Utara. Administratur Hadir beserta Tim Monev Tanaman Tebu KPH Indramayu, Kepala BKPH Jatimunggul, Kepala RPH Jatimunggul Utara, serta SKK PG Jati Tujuh sebagai mitra kerja sama.
Administratur KPH Indramayu Kuspriyadi, menegaskan pentingnya monev sebagai bagian dari pengawasan kerja sama pengelolaan hutan. Ia menjelaskan bahwa budidaya tebu dilakukan berdasarkan Peraturan Direksi Nomor 06/Per/Dir/02/2024 sebagai bentuk dukungan Perhutani dan masyarakat terhadap Asta Cita Ketahanan Pangan, khususnya sektor gula nasional.
“Kegiatan budidaya tanaman tebu melalui kerja sama pengelolaan hutan dilaksanakan sebagai wujud nyata peran aktif Perhutani dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Harapannya, hutan tetap lestari, bermanfaat, dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat desa hutan. Melalui monev ini, Perhutani memastikan kerja sama dengan mitra berjalan baik dan lancar, ” ujarnya.
SKK PG Jati Tujuh, Yoyon Cahyono, menyampaikan apresiasinya kepada Perhutani atas kesempatan berkolaborasi dalam budidaya tebu di BKPH Jatimunggul. Ia mengatakan bahwa kegiatan pemantauan ini penting untuk melihat perkembangan tanaman dan mengevaluasi kesiapan lahan dalam mendukung produktivitas tebu.
“Semoga kegiatan ini memberikan motivasi dan pembelajaran bagi kami dalam mengelola lahan hutan untuk budidaya tebu. Kami berharap Perhutani terus memberikan pendampingan agar produktivitas dapat meningkat dan memberikan hasil maksimal, ” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Indramayu kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kerja sama pengelolaan hutan bersama masyarakat, sehingga kelestarian hutan tetap terjaga dan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan dapat terus meningkat.
(Sumber inpormasi komunikasi perusahaan Perhutani KPH Indramayu /AW).
